• Home
  • Berita
  • SILPA Kabupaten Kebumen TA 2018 lebih dari 200M

SILPA Kabupaten Kebumen TA 2018 lebih dari 200M

SILPA Kabupaten Kebumen TA 2018 lebih dari 200M

SILPA Kabupaten Kebumen TA 2018 lebih dari 200M

Kamis (11/7), Sekretariat DPRD Kabupaten Kebumen melakukan kegiatan jumpa pers dengan materi Penyampaian Laporan Badan Anggaran Pembahas Raperda Kabupaten Kebumen tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018. Wakil Ketua DPRD Bagus Setiyawan bertindak sebagai nara sumber dan dihadiri oleh wartawan dari media cetak maupun media elektronik.

SilPa Tahun Anggaran 2018, dalam Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2018 yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukan tejadi Sisa Lebih Penggunaan Anggaran Tahun 2018 sebesar Rp 201.692.379.502,50. Menurut Badan Anggaran SILPA tersebut terlampau besar dan akan membuat Pemkab Kebumen mendapat penilaian yang kurang tepat dari Pemerintah Pusat, daerah yang SILPAnya besar dinilai kelebihan anggaran, sehingga kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperoleh daerah untuk tahun anggaran berikutnya, sangat mungkin untuk dikurangi.

Terhadap Pengelolaan Aset Daerah Kelemahan Sistem Pengendalian Intern berupa pengelolaan asset barang milik daerah, menjadi persoalan klasik dalam temuan pemeriksaan BPK di Kabupaten Kebumen setiap tahun. Badan Anggaran berpendapat seharusnya dengan adanya reformasi birokrasi, Pemkab Kebumen bisa memanfaatkanya secara maksimal, karena memiliki kewenangan lebih besar dalam mengelola aset daerah yang saat ini masih terhambat pada keterbatasan sumber daya manusia.

Terhadap dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pemerintah Kabupaten Kebumen pada tahun 2018 menganggarkan pendapatan Bantuan Operasional Sekolah Rp 121.770.000.000 dengan realisasi sebesar 96,89 %. Badan Anggaran mencermati masih terdapat beberapa masalah dalam penggunaan dana BOS ini, diantaranya penggunaan yang tidak sesuai dan tidak mematuhi pedoman pengelolaan keuangan daerah, sehingga berpotensi penyalahgunaan. Badan Anggaran merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk memberikan pelatihan dan pengarahan kepada kepala sekolah, tim manajemen BOS dan bendahara BOS tentang tata kelola dan penggunaan dana BOS yang sesuai regulasi, dimulai dari tahapan penganggaran, penggunaan, pencatatan hingga pelaporan dana BOS.

Terhadap hibah dan bantuan sosial pada Tahun Anggaran 2018 Pemerintah Kabupaten Kebumen menganggarkan Belanja Hibah sebesar Rp. 31.871.200.000 dengan realisasi sampai dengan akhir tahun anggaran mencapai 96,52 %. Berdasarkan kajian yang dilakukan Badan Anggaran menemukan 36 entitas penerima Hibah dari Pemerintah Kabupaten Kebumen belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Badan Anggaran merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk segera meminta pertanggungjawaban dari entitas penerima hibah sekaligus merevisi Peraturan Bupati tentang Hibah dengan menambahkan sanksi bagi penerima hibah yang terlambat atau tidak menyampaikan laporan pertanggungjawaban termasuk dalam klausul Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).




Di publish pada : Selasa, 16 Juli 2019
Oleh : Ary Humas

  • Share
image title here

Some title