• Home
  • Berita
  • Lepas Sambut Sekwan, M Taufik: Jangan Diambil Hati Bu

Lepas Sambut Sekwan, M Taufik: Jangan Diambil Hati Bu

Lepas Sambut Sekwan, M Taufik: Jangan Diambil Hati Bu

Lepas Sambut Sekwan, M Taufik: Jangan Diambil Hati Bu

Suasana haru mengiringi lepas sambut Sekretaris DPRD Kabupaten Kebumen, Rabu(13/3/2019). Pejabat lama Ir Hj Siti Kharisah MM yang telah menjabat sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) sejak Januari 2017 mendapat amanah baru untuk menahkodai Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UMKM (Disnakertranskop UMKM). Adapun pejabat baru adalah Dwi Suliyanto SSos MSi yang sebelumnya adalah kepala Disnakertranskop UMKM. Keduanya bersama 8 pejabat eselon II lainnya telah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati KH Yazid Mahfudz pada 1 Maret 2019 lalu.

Dalam sambutan dan kata pamit, Siti Kharisah antara lain menyampaikan pengalaman menjadi Sekwan yang menurutnya adalah jabatan istimewa. Berbeda dengan kepala OPD lain, jabatan Sekwan, kata Kharisah harus dijalankannya dengan kemampuan 'khusus'. Karena di lembaga ini, selain bertugas memimpin jajaran dibawah sekaligus juga harus melayani 50 orang anggota DPRD yang secara kepangkatan adalah sejajar dengan kepala daerah.

"Saya seperti harus belajar lagi. 50 orang anggota dewan punya karakteristik masing-masing yang unik," katanya disambut tawa hadirin di ruang Paripurna.

Pada kesempatan yang sama perwakilan anggota DPRD M Taufik menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan kinerja Siti Kharisah selama menjabat sebagai Sekwan. Ia, mewakili seluruh anggota DPRD juga menyampaikan permohonan maaf jika selama berinteraksi terdapat hal yang kurang berkenan.

"Jangan diambil hati ya bu Kharisah. Kalaupun ada gesekan-gesekan pemikiran, itu murni karena faktor tugas, bukan persoalan personal," kata M Taufik.

Hal serupa disampaikan Wakil Ketua DPRD Bagus Setiyawan. Dalam sambutan mewakili pimpinan DPRD, Bagus juga menyampaikan bahwa perbedaan pendapat yang sering terjadi selama menjalankan tugas masing-masing adalah bagian dari pelaksanaan tugas negara.

"Di dewan (DPRD) itu, berbeda pendapat adalah hal biasa. Karena memang tugas kami adalah menyatukan yang bermacam-macam itu menjadi satu. Termasuk beda pendapat antara pimpinan dan sekretaris," kata Bagus Setiyawan.

Acara diakhiri dengan penyerahan memori tugas Sekretaris DPRD dari pejabat lama ke pejabat baru. Memori tugas ini berisi catatan capaian Siti Kharisah selama menjadi Sekwan sekaligus penjelasan ringkas program prioritas yang belum sempat terselesaikan. Dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dari anggota DPRD, Staf Sekretariat DPRD dan Tenaga Harian Lepas (THL) kepada Siti Kharisah. (*)



Di publish pada : Kamis, 14 Maret 2019
Oleh : Ernawati

  • Share
image title here

Some title